Apalah arti suatu nama “pengelola”?

Apalah arti sebuah nama? Kira-kira begitulah kata si Shakespeare. Kalau mawar tetaplah wangi walo tidak disebut mawar. Shakespeare tidak mengira bahwa pada akhirnya, nama itu cukup penting

Di Ausralia, nama sangat penting bagi para pencari pekerja karena nama bisa mempengaruhi peluang mendapatkan kerjaan bagi seseorang. Hal itu terungkap dalam hasil studi yang yang dilakukan oleh para akademisi di Australian National University.

Untuk di Indonesia, era sekarang nama menjadi sangat penting ketika ada Pemilihan Umum, misal: pemilihan presiden, pemilihan kepala daerah dan pemilihan wakil rakyat. Biasanya nama-nama yang sudah didengar dan familiar oleh masyarakat yang terpilih.

Bagaimana dengan penamaan “pengelola” untuk menunjukkan sekretaris daerah dalam tanggungjawab tertentu di bidang pengelolaan barang milik daerah pada PP 6/2006 dan Permendagri 17/2007? Apakah tidak membingungkan dengan kata  “pengelola” untuk menunjukkan suatu kelompok orang (jamak) dalam proses menejemen?

Misal :

  1. siapa saja pengelola keuangan daerah? Misal: kepala daerah selaku PKPKD, sekda selaku koordinator, Kepala SKPD selaku Pengguna Anggaran, PPK SKPD, PPTK.
  2. Siapa saja pengelola barang milik daerah? Misal: kepala daerah selaku PKPBMD, sekda selaku pengelola, Kepala SKPD selaku Pengguna Barang, Pengurus Barang, Penyimpan Barang.

Jika diperhatikan dua contoh diatas, apa tidak sebaiknya nomenklatur “pengelola” untuk sekda diganti saja?? Paling tidak akan membantu mempermudah dalam pengelolaan keuangan daerah.

semoga manfaat

riris prasetyo, m.kom / 0811  184 172

peminat pengelolaan keuangan daerah dan pengelolaan barang milik daerah/aset daerah serta politik lokal khususnya yang terkait dengan penguatan DPRD.

blog : http://asetdaerah.wordpress.com, selalu ada yang baru …………..

About these ads

5 Responses

  1. Yang kasian Kepala DPPKA/D yang merangkap tugas dan fungsi selaku : 1) Kepala SKPD. 2) PPKD, 3) BUD.
    Oh ya pak, kalo menurut saya tugas dan fungsi mengelola pendapatan dearah dikembalikan saja menjadi dinas, kasian kepala skpdnya.

  2. Mungkin karena kata ‘Pengelola” inilah kebanyakan Sekda tidak mau dan mampu memahami Pengelolaan Barang Milik Daerah. Saya setuju untuk diganti dengan istilah lain, supaya tidak bermakna jamak. Tapi kalaupun diganti, Sekda masih mau gak. ya melakukan pengelolaan BMD sesuai Permendagri 17/2007 dan aturan lainnya…..????? 50 : 50…

  3. Saya sudah beberapa kali bertatap muka dengan bapak, pada kegiatan Bimtek (sebagai peserta dari kab. Sintang/Pontianak-kalbar)
    Saya sebagai pengurus barang Bappeda,saya tertarik pada tulisan-tulisan bapak. Saya berkeiginan pada skripsi saya akan mengangkat permasalahan Ttg Aset.Saya berharap bapak bersedia sebagai Nara sumber dalam penulisan saya nantinya.Wassalam.

  4. silahkan, selama saya bisa bantu, pasti saya akan bantu.

  5. pada prinsipnya, klo sy bisa bantu, pasti sy akan bantu. semoga sukses.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 32 other followers

%d bloggers like this: