PENETAPAN STATUS PENGGUNAAN BARANG MILIK DAERAH (7)

Tahapan langkah Penetapan Status Penggunaan yang bersumber dari SKPD lain :

(1)            Unit Pemakai :

Melaporkan kepada Pengguna Barang melalui Pengurus Barang, bahwa barang yang dalam penguasaan Unit Pemakai sudah tidak dapat mendukung tupoksi SKPD yang bersangkutan dan akan dilakukan penghapusan dari SKPD yang bersangkutan.

(2)            Pengurus Barang : 

Menyiapkan dokumen usulan penghapusan BMD yang berada di SKPD yang bersangkutan, dan diserahkan kepada Pengguna Barang.

(3)            Pengguna Barang :

Menandatangani dokumen usulan penghapusan BMD yang berada di penguasaan SKPD yang bersangkutan dan diserahkan kepada Pembantu Pengelola.

(4)            Pembantu Pengelola:

Pembantu Pengelola melakukan penelitian dan verifikasi terhadap usulan dokumen penghapusan dari SKPD. Dan selanjutnya diserahkan kepada Pengelola.

(5)            Pengelola  :

Memberikan persetujuan dan selanjutnya menetapkan status penggunaan barang tersebut kepada SKPD lain yang membutuhkan guna mendukung tupoksi SKPD lain tersebut.

(6)            Pembantu Pengelola :

Melakukan penatausahaan pada Buku Induk Inventaris (BII) khususnya penghapusan status penggunaan dari SKPD lama ke SKPD lain yang membutuhkan (baru). Selanjutnya menetapkan status penggunaan ke SKPD lain yang membutuhkan. Dan memberikan persetujuan ke SKPD lama. Selanjutnya Pengurus Barang pada SKPD lama melakukan penghapusan pada BI/DBP SKPD yang bersangkutan.

(7)            Pengguna Barang (baru) :

Menerima penetapan status penggunaan dari Pembantu Pengelola guna menunjang tuposi SKPD yang bersangkutan dan menerbitkan Surat Perintah Penyaluran Barang (SPPB) kepada Pengurus Barang, selanjutnya diserahkan kepada Pengurus Barang.

(8)            Pengurus Barang :

Melakukan penatausahaan (khususnya BI/DBP) terhadap dokumen yang diterima dari Pengguna Barang dan barang yang diterima dari Pembantu Pengelola. Dan Selanjutnya berdasarkan SPPB, barang tersebut disalurkan kepada Unit Pemakai.

3 Responses

  1. trims bisa tambah ref km

  2. terima kasih pak Riris, ulasan yg sangat bermutu. Perlu didescribe lagi hub aset dg penatausahaan n laporan keuangan daerah serta praktek penatausahaan aset di daerah. Good luck

    Best
    F. Wijaya

  3. Jadi pengin tahu lebih lanjut nich….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: