Mengapa PP 6/2006 di revisi?

 

 

 

Tanggal 14 Maret 2006 PP 06/2006 ditetapkan oleh Presiden, dan tanggal 19 Mei 2008 sudah ditetapkan revisinya. Dilihat dari revisinya, sekilas sudah terasa adanya nuansa keterbukaan dan kemudahan  dibidang investasi.

Sudah menjadi kepastian, bila ketersediaan infrastruktur yang memadai merupakan kebutuhan yang mendesak untuk mendukung pelaksanaan pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, serta untuk meningkatkan daya saing Indonesia dalam perdagangan global.

Permasalahannya adalah bagaimana mempercepat pembangunan infrastruktur? Yang pasti diperlukan langkah-langkah yang komprehensif guna menciptakan iklim investasi dalam bidang infrastruktur.

Sejak ditetapkannya PP 6/2006, pemanfaatan barang milik negara/daerah dalam bentuk Kerjasama Pemanfaatan yang diatur dalam PP 6/2006 ternyata belum berjalan sebagaimana harapan pemerintah dan pemerintah daerah. Upaya Pemerintah untuk menarik minat mitra atau investor Kerjasama Pemanfaatan dalam melakukan pembangunan infrastruktur masih menemui hambatan.

Hambatan tersebut merupakan akibat dari kemudahan atau fasilitas investasi yang ditawarkan oleh negara-negara tetangga yang mampu memberikan jangka waktu investasi yang relatif lebih lama dibandingkan dengan yang diberikan oleh Negara Republik Indonesia. Untuk itu, dalam rangka meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat serta untuk meningkatkan daya saing Indonesia dalam perdagangan global, jangka waktu untuk pemanfaatan barang milik negara/daerah dalam bentuk Kerjasama Pemanfaatan (KSP) perlu disesuaikan.

Dengan pertimbangan Kerjasama Pemanfaatan tidak terjadi pengalihan hak atas barang milik negara/daerah, maka penyesuaian jangka waktu dimaksud dapat dilakukan sedemikian rupa sehingga relatif lebih lama dibandingkan dengan Hak Guna Usaha, Hak Guna Bangunan, dan Hak Pakai atas Tanah Negara.

Kembali ke revisi PP 6/2006, terkait investasi, memang hanya pasal 26 yang direvisi, khususnya dengan menambah masa kerjasama pemanfaatan dari paling lama hanya 30 (tiga puluh) tahun sejak perjanjian ditandatangani menjadi paling lama hanya 50 (lima puluh) tahun sejak perjanjian ditandatangani, yaitu untuk investasi pada:

  1. infrastruktur transportasi meliputi pelabuhan laut, sungai atau danau, bandar udara, jaringan rel dan stasiun kereta api;
  2. infrastruktur jalan meliputi jalan tol dan jembatan tol;
  3. infrastruktur sumber daya air meliputi saluran pembawa air baku dan waduk/bendungan;
  4. infrastruktur air minum meliputi bangunan pengambilan air baku, jaringan transmisi, jaringan distribusi, dan instalasi pengolahan air minum;
  5. infrastruktur air limbah meliputi instalasi pengolah air limbah jaringan pengumpul   dan jaringan utama, dan sarana persampahan yang meliputi pengangkut dan tempat pembuangan;
  6. infrastruktur telekomunikasi meliputi jaringan telekomunikasi;
  7. infrastruktur            ketenagalistrikan  meliputi pembangkit,   transmisi,    atau   distribusi   tenaga listrik; atau
  8. infrastruktur minyak dan gas bumi meliputi pengolahan,  penyimpanan,         pengangkutan, transmisi, dan distribusi minyak dan gas bumi.

Pertanyaan selanjutnya, apakah ini sudah benar-benar dapat meningkatkan investasi?, apakah juga tidak perlu sebaiknya mekanime penentuan mitra kerjasama pemanfaatan dipermudah dan disusun regulasi yang lebih detail untuk memberi kepastian hukum?

semoga manfaat

riris prasetyo, m.kom / 0811  184 172

peminat pengelolaan keuangan daerah dan pengelolaan barang milik daerah/aset daerah serta politik lokal khususnya yang terkait dengan penguatan DPRD.

blog : https://asetdaerah.wordpress.com, selalu ada yang baru …………..

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: